Konseling & Parenting Support

Yayasan Wahana Inklusif Indonesia melaksanakan layanan konseling professional yang dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan untuk setiap permasalahan yang dihadapi seperti permasalahan pendidikan, pekerjaan, pasangan suami/istri, dan keluarga. Pelaksanaan konseling dilakukan oleh seorang konselor professional.  Secara khusus, layanan konseling ini juga diberikan bagi anak, orangtua, dan keluarga yang memiliki permasalahan terkait kondisi disabilitas. Bagi khalayak yang membutuhkan layanan konseling ini, dapat menghubungi Lembaga pada kontak-kontak yang tersedia.

Parenting Support

Kegiatan parenting support adalah sebuah layanan yang diselenggarakan oleh Yayasan Wahana Inklusif Indonesia bagi orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus atau anak penyandang disabilitas. Parenting support ini diselenggarakan untuk menjadi ajang bertukar informasi, mengedukasi tentang hak-hak asasi penyandang disabilitas dan pendidikan inklusif, serta untuk membangun kerjasama antar orangtua. Lembaga memandang bahwa tumbuh kembang seorang anak berkebutuhan khusus atau anak penyandang disabilitas akan optimal jika ditunjang dengan dukungan positif dari orangtua dan keluarga. Selain itu, orangtua adalah advocator terbaik atas pemenuhan hak anak mereka termasuk di dalamnya hak untuk mendapatkan pendidikan. Oleh karenanya, Lembaga memandang bahwa kegiatan parenting support ini menjadi strategis untuk terus dilaksanakan.

Kerjasama Penelitian & Jasa Konsultan

Untuk menghadapi keinginan dan langkah besar dari pemerintah, kalangan swasta, dan masyarakat pada umumnya untuk membangun lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas di seluruh aspek kehidupan, Yayasan Wahana Inklusif Indonesia membuka kesempatan bagi semua kalangan untuk melakukan kerjasama penelitian terkait topik penyandang disabilitas, pendidikan yang inklusif, atau pengembangan masyarakat yang inklusif. Selain itu, Yayasan Wahana Inklusif Indonesia juga memberikan jasa konsultansi untuk berbagai fihak yang membutuhkan dukungan tehnis pada pengembangan kebijakan yang inklusif, perencanaan dan penciptaan lingkungan yang ramah dan inklusif, serta dukungan nyata terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas.